Tak Pakai Masker, Pemkot Bandung Lebih Pilih Sanksi Sosial Ketimbang Denda

Sanksi denda itu, 150 ribu itu bisa ada yang berat dan bisa ada yang tidak.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menerapkan sanksi denda senilai Rp100 -150 ribu, bagi warga yang diketahui tidak mengenakan masker di tempat atau fasilitas umum. Kebijakan ini rencananya akan mulai diberlakukan mulai 27 Juli mendatang.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan bahwa pihaknya lebih kepada sanksi sosial, dibanding sanksi denda bagi warga yang tidak menggunakan masker di tempat atau fasilitas umum.

Baca Juga:

Mang Oded Berterima Kasih Pada Elih

Pedagang Kecolongan, Minta PD Pasar Ambil Alih Pasar Andir



"Kalau sanksi sosial sepertinya lebih efektif untuk menimbulkan efek jera, seperti menyapu jalan bagi siapapun bisa. Sedangkan sanksi denda itu, 150 ribu itu bisa ada yang berat dan bisa ada yang tidak," kata di Gedung DPRD Kota Bandung, Selasa (21/7/2020).

Menurutnya, untuk menerapkan sanksi denda dari sebuah pelanggaran kebijakan, tidak cukup hanya melalui Peraturan Wali Kota (Perwal) atau Peraturan Gubernur (Pergub). Tetapi harus berdasarkan pada Peraturan Daerah (Perda).

Sanksi sosial bagi warga yang tidak menggunakan masker, telah diatur dalam Perwal Nomor 37 Tahun 2020 tentang AKB. Dimana dalam salah satu pasal, terdapat sanksi yang diterapkan bagi pelanggar adalah sanksi sosial.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Pakai Masker Sanksi Sosial Sanksi Denda Pemkot Bandung Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana Pandemi Covid-19 Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Selesaikan Kredit Macet, Oded Apresiasi Kinerja PD BPR

Tangani Stunting, Posyandu Di Kota Bandung Buka Layanan Khusus

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi