Dalami Peran Makelar Tanah Kasus RTH Pemkot Bandung, KPK Lakukan Ini

KPK telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus tersebut, yaitu mantan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Bandung HN serta dua mantan anggota DPRD Kota Bandung periode 2009-2014 KS dan TDQ.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami peran tersangka wiraswasta inisial DSG sebagai makelar tanah dalam pembebasan lahan untuk ruang terbuka hijau (RTH) di Pemkot Bandung.

Untuk mendalaminya, penyidik KPK pada Selasa (21/7/2020), memeriksa tiga saksi untuk tersangka DSG dalam penyidikan kasus korupsi pengadaan tanah untuk RTH di Pemkot Bandung Tahun 2012-2013.

Baca Juga:

Mang Oded Berterima Kasih Pada Elih

Pedagang Kecolongan, Minta PD Pasar Ambil Alih Pasar Andir



"Penyidik mengonfirmasi kepada para saksi terkait dengan peran tersangka DSG sebagai makelar tanah dalam penbebasan lahan untuk RTH," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (21/7/2020).

Tiga saksi tersebut, yaitu Asep Barlian selaku wiraswasta dan dua marketing Bank Bukopin masing-masing Tintin dan Fitria.

Dalam penyidikan kasus itu, KPK juga baru saja memperpanjang penahanan tersangka DSG selama 40 hari ke depan terhitung sejak 20 Juli 2020 sampai 28 Agustus 2020. DSG telah ditahan di Rutan Klas I Jakarta Timur Gedung Merah Putih KPK sejak Selasa (30/6).
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Makelar Tanah Kasus RTH Pemkot Bandung Komisi Pemberantasan Korupsi Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Selesaikan Kredit Macet, Oded Apresiasi Kinerja PD BPR

Tangani Stunting, Posyandu Di Kota Bandung Buka Layanan Khusus

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi