Soal Pemakzulan Bupati Jember, Mendagri Tunggu Putusan MA

Ada hak untuk membela diri dari yang dimakzulkan.

Mendagri Tito Karnavian. (Dok Puspen Kemendagri)

JABARNEWS | JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan pihaknya menunggu keputusan Mahkamah Agung (MA) sebelum memutuskan sikap soal usulan pemakzulan Bupati Jember Faida oleh DPRD. Pihaknya, kata dia, menghormati proses hukum yang berlaku.

“MA nanti akan menguji, setelah menguji semua apa ada buktinya segala macam. Di situ tentu ada hak untuk membela diri dari yang dimakzulkan katakanlah begitu Bupati Jember, nanti apapun hasil keputusan MA baru nanti akan diserahkan kepada Mendagri,” katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (24/7/2020).

Baca Juga:

Kapolri Tito: Mesjid Sebagai Sarana Mengendalikan Kewenangan

35 Pati TNI Dan 8 Pati Polri Naik Pangkat, Ini Daftar Lengkapnya



Tito Karnavian menuturkan Pasal 80 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, mengatur tentang ketentuan pemberhentian kepala daerah.

“Jadi nanti Mendagri akan memberikan keputusan berdasarkan pengujian dari Mahkamah Agung,” ucap dia.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember sepakat memakzulkan Bupati Faida. Hal ini diputuslan dalam sidang paripurna DPRD yang menyetujui Hak Menyatakan Pendapat (HMP) terhadap politikus Partai NasDem itu, pada Rabu, 22 Juli 2020.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Pemakzulan Bupati Bupati Jember Mendagri Tito Karnavian Menteri Dalam Negeri Putusan MA Mahkamah Agung DPRD Jember Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Pemilih Vs Golput

Tjahjo Kumolo: Isu Server KPU 'Disetting' Tidak Masuk Akal

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi