Pengamat: Nadiem Harus Belajar Dari NU, Muhammadiyah dan PGRI

Mundurnya ketiga organisasi tersebut, memberikan sinyal masalah

Nadiem Makarim, (Foto: net)

JABARNEWS | BANDUNG - Kemunduran Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dari Program Organisasi Penggerak (POP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak bisa disepelekan.

Dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, (Kemendikbud) Nadiem Makarim harus bersikap serius mengenai kemunduran ketiga organisasi tersebut.

Baca Juga:

Pray For Sulawesi

HPN 2019: Sambut Mendikbud Dan Gubernur Jabar, Pemkab Majalengka Siapkan Tampilan Seni Budaya



Pengamat politik dari Universitas Diponegoro Muhammad Mirza Harera mengatakan, mundurnya ketiga organisasi besar tersebut sudah memberikan sinyal pemancar masalah yang ada di dalam POP tersebut.

"Masalah ini terlihat serius karena dua ormas seperti NU dan Muhammadiyah mundur, artinya masalah tersebut sudah tidak bisa lagi diselesaikan secara musyawarah," katanya.

Mirza juga mengatakan, Mendikbud Nadiem sudah seharusnya mengevaluasi POP yang tengah bermasalah itu, ia juga mengatakan Nadiem harus bisa merangkul kembali ketiga organisasi tersebut untuk kembali lagi berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Indonesia.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Nadiem Makarim Mendikbud Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Jabar Terkini

berita terkait

Kisah Inspiratif Dari Sang Difabel Bertalenta

Seorang Pria Di Sumedang Di Bacok Saat Sholat Isya

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi