Pengamat: Nadiem Harus Belajar Dari NU, Muhammadiyah dan PGRI

Mundurnya ketiga organisasi tersebut, memberikan sinyal masalah

Nadiem Makarim, (Foto: net)

JABARNEWS | BANDUNG - Kemunduran Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dari Program Organisasi Penggerak (POP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak bisa disepelekan.

Dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, (Kemendikbud) Nadiem Makarim harus bersikap serius mengenai kemunduran ketiga organisasi tersebut.

Baca Juga:

Sempat Turun 40 Persen, Harga Ikan di Indramayu Berangsur Naik

Pelatih Persib Akui Belum Rencanakan Pulang ke Belanda, Pilih Tetap di Bandung



Pengamat politik dari Universitas Diponegoro Muhammad Mirza Harera mengatakan, mundurnya ketiga organisasi besar tersebut sudah memberikan sinyal pemancar masalah yang ada di dalam POP tersebut.

"Masalah ini terlihat serius karena dua ormas seperti NU dan Muhammadiyah mundur, artinya masalah tersebut sudah tidak bisa lagi diselesaikan secara musyawarah," katanya.

Mirza juga mengatakan, Mendikbud Nadiem sudah seharusnya mengevaluasi POP yang tengah bermasalah itu, ia juga mengatakan Nadiem harus bisa merangkul kembali ketiga organisasi tersebut untuk kembali lagi berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Indonesia.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Nadiem Makarim Mendikbud Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Jabar Terkini

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi