aqua

Pertanyakan Program PEN, Hipmi: Masih Jauh Panggang Dari Api

Ini faktanya seperti apa dan mekanismenya bagaiman

Anggawira, BPP HIPMI (Foto: net)

JABARBEWS | BANDUNG - Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) kritisi program-program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk menanggulagi dampak pendemi virus corona (Covid-19) dari pemerintah yang masib belum ada realisasi.

Hal ini dikatakan oleh Wakil Ketua Umum BPP Hipmi Anggawira dalam diskusi virtual Populi Center Smart FM bertajuk 'Menanti Gebrakan Komite Pemulihan Ekonomi' dirinya mengatakan kondisi ekonomi Indonesia cukup memperihatinkan.

Baca Juga:

Menko PMK: Keputusan Cuti Bersama Diumumkan Kamis

Waduh, Pemerintah Berencana Naikkan Lagi Iuran BPJS Kesehatan



"Apalagi kalau kita lihat negara tetangga kita seperti Singapura dan juga baru-baru ini Korsel (Korea Selatan) sedang dalam kodisi yang bisa dibilang krisis," katanya.

Angga melanjutkan program bantuan untuk Unit Usaha Kecil Menengah (UMKM) yang secara seremonial telah dilakukan Presiden Joko Widodo. Namun hingga saat ini, Hipmi belum melihat secara riil kelanjutan program tersebut.

"Itu kan digembar gemborkan Pak Jokowi memberikan bantuan langsung sebesar 25 juta rupiah untuk pelaku UMKM. Ini faktanya seperti apa dan mekanismenya bagaimana" lanjutnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Program PEN Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Jabar Terkini Hipmi

berita terkait

Kabar Gembira dari BKN Soal NIP PPPK

Rencana Libur Panjang Dikurangi, Ini Respons Bamsoet

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi