Dugaan Polisi Editor Metro TV Meninggal Akibat Bunuh Diri

Berdasarkan hasil autopsi, Yodi meninggal akibat luka senjata tajam di bagian leher sebanyak dua tusukan menembus tenggorokan dan empat tusukan di bagian dada menembus ke paru-paru bagian bawah.

TKP penemuan jenazah editor MetroTV, Yodi Prabowo. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Penyidik Direkrorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menyimpulkan bahwa diduga kuat editor Metro TV, Yodi Prabowo meninggal dunia akibat bunuh diri dengan menusuk dirinya sendiri dengan menggunakan pisau.

"Dari beberapa faktor, penjelasan, keterangan ahli keterangan saksi, olah TKP (tempat kejadian perkara), keterangan yang lain dan bukti petunjuk yang lain maka penyidik sampai saat ini berkesimpulan bahwa yang bersangkutan diduga kuat melakukan bunuh diri," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat di Mako Polda Metro Jaya, Sabtu (25/7/2020).

Baca Juga:

Sopir Mengantuk, Mobil Milik Pejabat Kecamatan Ini Kecemplung Kolam Ikan

Pasien Covid-19 di Karawang Tambah 320 Kasus, Total Dirawat Jadi 1.120 Orang



Tubagus mengatakan berdasarkan hasil autopsi, Yodi meninggal akibat luka senjata tajam di bagian leher sebanyak dua tusukan menembus tenggorokan dan empat tusukan di bagian dada menembus ke paru-paru bagian bawah.

Berdasarkan keterangan ahli, orang yang berniat bunuh diri kerap mencoba melukai dirinya sendiri dan indikasi tersebut ditemukan dokter forensik dari jenazah Yodi.

"Ditemukan fakta bahwa empat luka di dada, tiga di antaranya hanya luka dangkal 1-2 sentimeter, itu yang dianggap percobaan," imbuh Tubagus.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Dugaan Polisi Editor Metro TV Bunuh Diri Hasil Autopsi Polda Metro Jaya Tubagus Ade Hidayat Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Kaya Akan Kandungan Vitamin C, Ini Manfaat Buah Kecapi

Kota Bekasi Perpanjang PPKM Selama 30 Hari, Karena...

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi