Gugatan Terhadap UU Corona, Iwan Sumule: Koruptor Diberi Imunitas

UU Corona mendapat sejumlah kritikan dari Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) dan Koalisi Masyarakat Penegak Keadilan (KMPK)

Ilustrasi Gedung MK, (Foto: net)

JABARNEWS | BANDUNG - Undang-undang Nomor 2 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemik Covid-19 mendapat sejumlah kritikan dari Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) dan Koalisi Masyarakat Penegak Keadilan (KMPK) karena dinilai menjadi alat berbuat jahat.

Undang-undang yang dikenal dengan UU Corona itu disepakati oleh keduanya sebagai bentuk kejahatan luar biasa. Ketua Dewan Pengarah KMPK Din Syamsuddin bahkan menyebut UU ini masuk dalam kategori extraordinary crime againts the people atau kejahatan luar biasa terhadap rakyat.

Baca Juga:

Kisah Inspiratif Dari Sang Difabel Bertalenta

Seorang Pria Di Sumedang Di Bacok Saat Sholat Isya



Din Syamsuddin menganggap UU Corona yang merupakan kepanjangan tangan dari perppu 1/2020 itu juga menghilangkan hak rakyat terutama dalam mengawasi anggaran negara. Bahkan Din juga menganggap UU ini menyimpang dari UUD 1945.

Ketua Dewan Pertimbangan Mejlis Ulama Indonesia (MUI) ini berharap kepada Mahkamah Konstitusi (MK) melihat dan menimbang dengan adil terkait sikap KMPK yang melakukan Judicial Review (JR) UU 2/2020 sejak awal. Dilansir dari laman Rmol. Minggu (27/7/2020)

Sementara itu, Ketua Majelis ProDEM Iwan Sumule juga menyebut UU Corona telah memporak-porandakan sistem ketatanegaraan Indonesia. UU Corona sebagai bentuk kejahatan yang tidak biasa.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : UU Corona Berita Corona Iwan Sumule Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Jabar Terkini

berita terkait

Sah! Jabarnews.com Diverifikasi

Emil Minta Dishub Analisis Kecelakaan di Tol Cipularang

Ansor Diminta Jadi Dinamo Gerakan Semua Pihak

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi