Kota Sukabumi Kembali Berstatus Zona Kuning

Adanya perbedaan penilaian indikator dari Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Jabar dan nasional.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. (Foto: Humas Pemkot Sukabumi)

JABARNEWS | SUKABUMI - Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menyatakan penyebab Kota Sukabumi, Jawa Barat, kembali berstatus zona kuning yang awalnya merupakan zona hijau COVID-19, karena adanya perbedaan penilaian indikator dari Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Jabar dan nasional.

"Perubahan status zona tersebut bersifat wajar karena adanya perubahan indikator, sebagai konsekuensi perubahan penilaian level kewaspadaan yang sebelumnya menggunakan versi Gugus Tugas Provinsi Jawa Barat kini versi Gugus Tugas COVID-19 nasional," katanya di Sukabumi, Senin (27/7/2020).

Baca Juga:

Dongkrak Partisipasi Pemilih KPU Kota Sukabumi gelar Konser Musik

Sejumlah TPS di Sukabumi Lakukan Penghitungan Suara Ulang



Adapun penilaian tersebut mengacu kepada 15 indikator yakni 11 indikator epidemiologi, dua indikator surveilans kesehatan masyarakat dan dua indikator pelayanan kesehatan.

Adapun level pertama adalah zona hijau atau tidak terdampak. Di status ini risiko penyebaran virus ada, akan tetapi tidak ada kasus positif. Kemudian untuk zona kuning atau risiko rendah di mana suatu daerah dapat mengendalikan penyebaran COVID-19 dan tetap ada kemungkinan transmisi.

Selanjutnya untuk daerah berstatus zona oranye atau risiko sedang di mana risiko penyebaran COVID-19 tinggi dan potensi virus tidak terkendali. Menurutnya, ada 22 kota dan kabupaten di Jabar masuk pada kategori risiko rendah atau zona kuning salah satunya adanya Kota Sukabumi.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Kota Sukabumi Pemkot Sukabumi Zona Kuning Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi Pemprov Jabar Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Pasca Bocah SD Tewas, Walikota Evaluasi Pelepasan Calhaj

Wah! Wacana Provinsi Bogor Raya Menyeruak

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi