Belajar Di Rumah, Anggota DPR: Nadiem Hanya Membuat Aturan Saja

Fasilitas belajar jarak jauh, tidak disediakan oleh Mendikbud

Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay (Foto: net)

JABARNEWS | BANDUNG - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim mendapatkan kritikan dari Anggota Komisi IX DPR RI terkait program belajar di rumah di masa pandemi Covid-19.

Program ini dianggap sekonyong-konyong pprogram tanpa adanya alternatif teknisnya ataupun faktor pendukung serta fasilitas belajar jarak jauh yang disediakan oleh Mendikbud.

Baca Juga:

HPN 2019: Sambut Mendikbud Dan Gubernur Jabar, Pemkab Majalengka Siapkan Tampilan Seni Budaya

Inilah Respons Kadisdik Kabupaten Tasik Soal Larangan Tes Calistung



"Nah, kalau belajar dari rumah, bagaimana metodenya? Apa sistem yang dipakai untuk menghubungkan guru dan siswa? Apakah hanya menonton video, atau live? Semua itu kelihatannya didasarkan atas prakarsa sekolah secara mandiri. Setiap sekolah berbeda antara satu dengan yang lain. Dan ini telah berlangsung kurang lebih lima bulan," kata Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay Selasa (28/7/2020).

Saleh juga mengaku dirinya belum mendengar Menteri Nadiem menyusun kebijakan bahkan memikirkan fasilitasnyapun, kata Saleh belum pernah.

"Saya belum mendengar program belajar mengajar yang disusun oleh menteri Nadiem Makarim di masa pandemi ini. Begitu juga dengan fasilitas belajar jarak jauh, tidak disediakan sama sekali. Bahkan, mungkin tidak dipikirkan sama sekali. Tidak heran jika kemudian ada banyak anak yang tidak bisa belajar karena ketiadaan fasilitas dan tidak bisa mengakses pelajaran online," lanjutnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Belajar Di Rumah Nadiem Makarim Mendikbud Covid-19 Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Jabar Terkini

berita terkait

Gebyar Dikbud di Garut Dimeriahkan Siswa SLB

Gubernur Jawa Barat Usulkan SD hingga SMA Dibangun di Satu Lokasi

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi