Isu Radikalisme Jangan Tendensius ke Islam, Din Syamsuddin: Tak Proporsional

Radikalisme sampai tingkat ekstremisme itu bisa masuk ke berbagai aspek

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) Din Syamsuddin

JABARNEWS | JAKARTA - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) Din Syamsuddin mengatakan tuduhan Islam adalah radikal merupakan tuduhan sepihak yang tidak berkeadilan.

"Radikalisme dan ekstremisme terdapat di setiap lingkaran umat beragama di dunia ini," kata Din dalam jumpa pers daringnya, Selasa (28/07/2020).

Baca Juga:

Lagi, 212 Beraksi

Polda Jabar Bersama Kodam Siliwangi Perketat Keamanan Tempat Ibadah Di Jabar



Din Syamsuddin menilai isu radikalisme agar tidak tendensius menyasar ke umat Islam saja karena sejatinya tidak proporsional.

"Agar isu radikalisme tidak dikembangkan secara sepihak peyoratif tendensius ke Islam. Radikalisme sampai tingkat ekstremisme itu bisa masuk ke berbagai aspek seperti negara, keagamaan, politik, sosial dan sebagainya," ujarnya.

Dia mengatakan Wantim MUI memprihatinkan pengembangan narasi radikalisme yang ditujukan kepada umat Islam. Menurut Din, tuduhan Islam adalah radikal merupakan tuduhan sepihak yang tidak berkeadilan.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : MUI Radikalisme Benih radikalisme Din Syamsudin Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Pesan Ketua MUI Purwakarta kepada para Caleg dan Masyarakat

Dai Muda Purwakarta Dukung Wacana Fatwa Haram Game PUBG

MUI Kaji Sejumlah Game Online

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi