Eksekusi Lahan PT KAI Ricuh, Warga: Ini Masih Sengketa Dengan Keraton

Total ada dua bangunan yang berdiri di atas tanah negara yang disengketakan.

Kericuhan terjadi saat penertiban bangunan milik negara di lingkungan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daops) III Cirebon. (Foto: iNews)

JABARNEWS | CIREBON - Ratusan orang berusaha mempertahankan tempat tinggalnya, saat petugas dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) III Kota Cirebon, Jawa Barat hendak Eksekusi bangunan aset yang berujung ricuh.

Ratusan orang yang terlibat bentrokan itu terjadi di kawasan Jalan Ampera, Kelurahan Pekiringan Kesambi Kota Cirebon, dengan petugas penertiban dan polisi khusus kereta api (Polsuska).

Baca Juga:

Jaga Keutuhan NKRI melalui Jelajah Kebangsaan

Hari Ini, Tiket Kereta Untuk Lebaran Mulai Dijual



Pada saat kejadian tersebut, "boro-boro" ingat protokol kesehatan, bahakan warga dan petugas saling baku pukul, meski aparat kepolisian telah membuat pagar betis untuk melerai kedua belah pihak agar tidak terjadi bentrokan.

Tidak sedikit lansia yang ikut aksi juga terinjak-injak lantaran mempertahankan bangunannya dari penertiban.

“Kami terpaksa mengambil langkah tegas, guna menyelamatkan aset negara. Kami sudah melakukan langkah persuasif dan negosiasi selama tujuh tahun ini, tapi tidak berhasil sehingga kami lakukan eksekusi,” kata Manajer Humas Daops III Cirebon PT KAI Luqman Arif.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : PT KAI Daop 3 Cirebon Kereta jakarta-Cirebon Warga Cirebon Eksekusi Lahan Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Mudik Lebaran 2019, PT KAI Berlakukan Batasan Bagasi

HUT BUMN, PT KAI Daop 3 Cirebon gelar Pasar Murah

Warga Cirebon Tewas di Pintu Perlintasan Kereta Api Subang

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi