Simak, Ini Aturan Baru untuk ASN Calon Kepala Daerah

Jika ada ASN yang mencalonkan diri sebagai calon kepala daerah dan masih belum mengundurkan diri. Maka akan diberhentikan secara tidak hormat.

Ilustrasi- Aturan Baru Aparatur Sipil Negara (ASN). (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 tentang Perubahan atas PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS/ASN, mewajibkan para Aparatur Negara Sipil (ASN) yang mencalonkan diri sebagai peserta atau calon kepala daerah/wakil kepala di Pilkada serentak 2020 untuk segera mengundurkan diri, jika tidak maka akan diberhentikan secara tidak hormat.

Demikian diterangkan Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Haryomo Dwi Putranto, pada keterangan tertulisnya kepada wartawan Rabu (29/7/2020) di Jakarta.

Baca Juga:

Asyiik...ASN Tasik Wajib Bersepeda

Tunjangan Kinerja ASN Di Majalengka Capai Rp114 Miliar



"Jika ada ASN yang mencalonkan diri sebagai calon kepala daerah dan masih belum mengundurkan diri. Maka akan diberhentikan secara tidak hormat," katanya.

Aturan itu dijelaskan Haryomo, sangat berbeda dengan aturan lama yang memberikan pemberhentian dengan hormat, kepada ASN/PNS yang mencalonkan diri sebagai peserta atau calon kepala daerah di Pilkada.

"Jadi sikapnya pada aturan baru ini tegas, jika ingin maju sebagai calon kepala daerah ya silahkan mengundurkan diri dulu dari profesi sebagai ASN. Jika tidak, maka akan diberhentikan secara tidak hormat," jelasnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Aturan Baru ASN Calon Kepala Daerah Mengundurkan Diri Haryomo Dwi Putranto BKN RI ASN Dipecat Dipecat Tidak Hormat Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Camat Jatiluhur Maksimalkan TKD untuk Layani Masyarakat

Wali Kota Bandung: ASN Harus Paham Perda Bangunan

Selesaikan Kredit Macet, Oded Apresiasi Kinerja PD BPR

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi