Banyak Ditemukan Kasus Covid-19, Ini Saran DPRD Jabar untuk Pemprov

Gus Ahad mengaku sangat sepakat untuk dilakukannya evaluasi terhadap kebijakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Abdul Hadi Wijaya. (Foto: Rian/JabarNews)

JABARNEWS | BANDUNG - Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Abdul Hadi Wijaya meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk meninjau ulang segala kebijakan tentang Covid-19.

Hal tersebut diungkapkannya menyusul ditemukannya kasus 40 orang pegawai Gedung Sate yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca Juga:

Terima Delegasi Selangor, Emil Tawarkan One Village One Company

Sakip Award 2018, Jabar Kembali Raih Predikat



"Pemerintah harus meninjau ulah semua kebijakan. Jangan terlalu meremehkan," kata pria yang akrab disapa Gus Ahad, sapaan akrabnya saat dihubungi Jabarnews.com, Kamis (30/7/2020).

Menurutnya, saat ini Jabar sedang dalam masalah besar, pasalnya dijajaran inti pemerintahan telah ditemukan kasus positif Covid-19. Gus Ahad menyebut, jika seluruh masyarakat dites kemungkinan jumlahnya akan semakin besar.

"Ini sudah terlalu dilonggarkan. Saat ini terjadi yang namanya gelombang kedua. Masyarakat harus tahu bahwa bibit Covid-19 belum hilang. Jadi ada semacam arus untuk melakukan relaksasi dari khawatirnya hancur ekonomi. Sehingga dibukanya fasilitas umum menjadi satu penyebab," ujarnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Kasus Covid-19 DPRD Jabar Pemprov Jabar Gus Ahad Abdul Hadi Wijaya Jabarnews Berita Jawa Barat Positif Covid-19. Pandemi Covid-19

berita terkait

Motor Listrik dan Sepeda Listrik Wajib Bayar Pajak!

Jabar Sabet APPSI Gubernur Awards Di Surabaya

Wagub Uu Resmikan Gedung Pusat Kemanusiaan Di Soreang

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi