Ternyata PP Pelindungan ABK Tak Kunjung Rampung Sejak 2017

Sampai saat ini, masih berkutat soal istilah-istilah, dan relevansi beleid tersebut dengan aturan internasional.

Ilustrasi- ABK Indonesia. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Kepala Sub Bagian Pengawakan Kapal Perikanan, Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Muhammad Iqbal mengatakan soal Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang penempatan dan perlindungan pekerja migran termasuk, anak buah kapal atau ABK, saat ini belum rampung. Dia mengatakan, aturan ini masih dalam proses harmonisasi di Sekretariat Negara.

"Sejarahnya panjang ini RPP sejak 2017 kemudian pembahasan sudah banyak sekali jadi banyak tempat, banyak melibatkan orang lintas kementerian lembaga," kata dia saat diskusi daring, Kamis (30/7/2020).

Baca Juga:

RI Kebanjiran Impor, Kemendag Kaji Aturan E-Commerce

Kapal Nelayan Deli Serdang Disambar Petir, 1 ABK Tewas



Setelah aturan ini terbit, kata Iqbal, maka semua izin penempatan ABK di kapal asing hanya dilakukan satu pintu di Kementerian Ketenagakerjaan. Melalui aturan itu juga, pemerintah akan mengintegrasikan data perizinan para keagenan awak kapal yang kerap mengirim ABK Indonesia ke luar negeri.

Iqbal mengatakan, beberapa waktu lalu sempat diundang oleh Sekretariat Negara terkait konsultasi teknis terhadap rancangan peraturan pemerintah tersebut. Sampai saat ini, menurutnya masih berkutat soal istilah-istilah, dan relevansi beleid tersebut dengan aturan internasional.

Ia mengatakan, salah satu klausul aturan itu telah memuat sanksi pelanggar hak pekerja migran khusus ABK kapal di luar negeri. Untuk solusi jangka pendek terkait masalah tata kelola yang mendera ABK Indonesia di kapal asing, menurutnya, RPP itu bisa jadi jawaban yang realistis. Terlepas masih adanya kekurangan dari segi aturan Indonesia terkait perlindungan, dan persyaratan kompetensi para ABK.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Peraturan Pemerintah Perlindungan ABK ABK Indonesia Anak Buah Kapal Muhammad Iqbal Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi Basilio Dias Araujo Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Mahfud MD: Larangan Mudik Berlaku Bagi Seluruh Indonesia

Viral, Jenazah ABK Indonesia Di Kapal China Dilempar ke Laut

Presiden Jokowi Teken PP Tapera, Simak Isinya

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi