KPK Ingatkan Hal Ini kepada DPRD Kabupaten Bekasi

Dugaan praktik gratifikasi yang diberikan sejumlah perusahaan di kawasan industri kepada pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dalam bentuk hewan ternak sapi untuk berkurban.

Salah satu sapi kurban pemberian perusahaan kepada pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (Foto: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)

JABARNEWS | BEKASI - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat soal potensi terjadinya praktik gratifikasi saat pelaksanaan kurban pada Idul Adha tahun ini.

Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan para penyelenggara negara dituntut untuk memahami dan memastikan setiap pemberian kepadanya bukan terkait jabatan yang melekat pada yang bersangkutan.

Baca Juga:

Buron Tiga Tahun, Tersangka Korupsi Rp 4,4 Miliar Ditangkap Di Limo Depok

KPK: Segera Pecat PNS Koruptor



"Yang dimaksud gratifikasi itu tidak hanya menerima dalam bentuk uang. Menurut undang-undang bisa diartikan dalam arti luas," katanya dilansir dari laman Antara, Kamis (30/7/2020).

Pernyataan itu menanggapi dugaan praktik gratifikasi yang diberikan sejumlah perusahaan di kawasan industri kepada pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dalam bentuk hewan ternak sapi untuk berkurban.

"Tentu harus dipastikan bahwa pemberian dari pihak lain kepada penyelenggara negara itu karena ada hubungannya dengan jabatan si penerima. Artinya, apakah si pemberi mempunyai kepentingan dengan jabatan si penerima tersebut, ini mesti jelas dulu," ungkapnya.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : KPK DPRD Kabupaten Bekasi Dugaan Praktik Gratifikasi Hewan Kurban Komisi Pemberantasan Korupsi Juru Bicara KPK Ali Fikri Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Lagi, Tindakan Kekerasan Kepada KPK

Ini Kronologi Penganiayaan Pegawai KPK Di Hotel Borobudur Jakarta

Ngantre!... Anggota DPR Kembali Terjerat Kasus Korupsi

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi