Berhasil Bebaskan TKI Terbelit Hukuman Mati, Begini Kata PBNU

Sebanyak 80 persen dari denda Rp15,5 miliar itu dibantu Nahdlatul Ulama.

Etty binti Toyib (kiri) ditemui pengurus harian Pengurus Besar Nahdlatul Ulama di Jakarta, Kamis (30/7/2020). (PBNU)

JABARNEWS | JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mensyukuri keberhasilan memulangkan tenaga kerja wanita Etty binti Toyib yang terbelit vonis hukum mati di Arab Saudi.

"Selamat datang kembali Ibu Ety di Tanah Air," kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dalam pertemuan virtualnya, Kamis (30/01/2020)

Baca Juga:

TKI Asal Indramayu Meninggal Di Tiongkok

LP Ma'arif PBNU Protes Kemendikbud, Gara-gara Disebut Radikal Di Buku Pelajaran



Ety sendiri datang ke Gedung PBNU pada Kamis siang tetapi belum dapat ditemui Said secara langsung. Ety hadir bersama anak sulung dan pihak Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) langsung disambut jajaran pengurus harian PBNU.

Said berharap peristiwa kelam yang dialami Ety tersebut dijadikan pelajaran untuk seluruh masyarakat Indonesia, terutama bagi TKI di sejumlah negara.

Sebelumnya, Etty binti Toyib terjerat kasus hukum di Arab Saudi hingga dinyatakan resmi dari hukuman mati di Arab Saudi setelah mampu membayar diyat (denda) sebesar Rp15,5 miliar. Sebanyak 80 persen denda tersebut dibantu Nahdlatul Ulama yang diupayakan NU Care-LAZISNU.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : PBNU TKI Hukuman Mati Nahdatu Ulama Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Polres Cirebon Kota Bekuk Polisi Gadungan Tipu TKI Taiwan

Doakan Joko Widodo Kembali Terpilih, Said Aqil: Ini Bukan Kampanye

Inilah Pesan KH Said Aqil saat Hadiri Pelantikan PCNU Subang

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi