Toko Miras Tutup, Sejumlah Pecandu Alkohol Nekat Minum Hand Sanitizer

Polisi mengatakan korban berkumpul di belakang kuil kota untuk mengkonsumsi hand sanitizer, yang dicampur dengan air atau minuman ringan, selama 8-10 hari terakhir.

Ilustrasi- Hand Sanitizer. (Foto: Pixabay)

JABARNEWS | BANDUNG - Sepuluh pria di negara bagian selatan India tewas pada Jumat setelah mengkonsumsi hand sanitizer karena toko minuman keras ditutup selama lockdown virus corona.

Peristiwa ini terjadi di kota Kurichedu, Andhra Pradesh, ketika India mencatat lonjakan kasus harian tertinggi Covid-19, yang menjadikan total kasus virus corona di India menjadi 1,64 juta.

Baca Juga:

Waspada Miras di Bulan Ramadhan

Polres Majalengka Amankan Ratusan Botol Miras



"Beberapa orang yang sangat kecanduan alkohol telah menggunakan cairan pembersih tangan untuk mabuk. Minuman beralkohol tidak tersedia karena lockdown, tetapi pembersih tangan mudah tersedia," kata Siddharth Kaushal, perwira polisi Kurichedu, dikutip dari Reuters (31/7/2020).

Siddharth mengatakan beberapa orang lain yang juga mengonsumsi hand sanitizer telah dipulangkan dari rumah sakit. Beberapa orang tewas memiliki latar belakang penyakit lain, katanya.

The Indian Express melaporkan tujuh orang meninggal Jumat pagi, sementara tiga lainnya meninggal setelah dua hari dirawat di Rumah Sakit Pemerintah Darsi dengan keluhan sakit perut dan muntah-muntah. Polisi yang mengunjungi lokasi kejadian pada Selasa menemukan hand sanitizer di setidaknya 20 rumah.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Toko Miras Pecandu Alkohol Pecandu Miras Minuman Keras Hand Sanitizer Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Kelabui Petugas, Penjual Miras di Purwakarta Gunakan Ini

Polres Purwakarta Gelar Razia Miras Jelang Nataru

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi