Live Stream Bandung 132 TV


Indonesia Dalam Pantauan Resesi Ekonomi Global

Muhammad Zeinny H.S. (Foto: Dok. Pribadi)

Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional - Zein yang juga Ketua Bem Fakultas Ekonomi UPI 2019 mengatakan, “untuk dapat menghindari zona resesi maka pemerintah perlu fokus untuk menjalankan insentif program pemulihan ekonomi nasional (PEN), yang hal itu perlu dipercepat dan dibuat se-efektif mungkin,”.

Agar alokasi dan realisasi dapat seimbang pun tepat sararan dan tepat waktu, maka dari itu pemerintah perlu memaksimalkan lembaga terkait seperti Kemenko Perekonomian, Kementeerian Keuangan, UMKM, dan lain-lain, serta meminimalisir lembaga-lembaga buatan atau yang kinerjanya kurang efektif untuk bisa dihilangkan saja agar porsi anggaran bisa terealisasikan ke lembaga lain yang lebih efwktif dan efisien.

Baca Juga:

Polisi Tangkap Ratusan Preman di Sumatera Utara

Niat Ingin Ngamar, Empat Pasangan Malah Tidur di Polsek Tawang Tasikmalaya



Contohnya, dalam insentif bantuan sosial (bansos) pemerintah daerah perlu didorong untuk mengupdate data penerima pada sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Ini dikarenakan masih belum banyak daerah yang mengisi DTKS dengan baik. Padahal, ketepatan penyaluran bansos akan mempengaruhi penyaluran bansos yang muara besarnya mencegah konsumsi rumah tangga melambat lebih dalam. Selain itu, belajar dari penyaluran insentif pajak yang belum maksimal, sosialisasi masif terhadap pelaku usaha untuk memanfaatkan insentif ini perlu digalakkan pemerintah, khususnya insentif pajak bagi sektor manufaktur.

Momentum Maksimalkan peran dan Fungsi UMKM - Umumnya, sektor usaha menengah mengalami kesulitan arus kas (cash flow), sehingga membutuhkan keringanan untuk membayar pajak, listrik, hingga membayar BPJS Ketenagakerjaan, peran Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional harus memprioritaskan usaha yang masih berjalan jangan sampai tutup, agar tenaga kerjanya tidak di-PHK,.

Data tahun 2017 dari Kementerian Koperasi dan UMKM menunjukkan sektor UMKM menyerap tenaga kerja hingga 97%, sekaligus penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 60%. Hal ini jika dimaksimalkan dengan baik mampu membantu upaya pemerintah dalam stimulus ekonomi nasional, kebijakan atau bantuan yg bersifat pendanaan, stimulus anggaran untuk para pelaku UMKM sangat dibutuhkan dalam kondisi ini, agar biaya produksi mereka dapat dibantu dan tidak tersendat aktivitasnya yang kemudian bisa berdampak kepada energi positif bagi PDB secara nasional.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Resesi Ekonomi Global Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bantuan Sosial Pandemi Covid-19 Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi