Kemenkes Sebut Obat Tradisional Tidak Bisa Sembuhkan COVID-19

Obat herbal atau jamu bisa membantu meringankan penyakit komorbid yang bisa memperparah kondisi pasien COVID-19 seperti hipertensi dan diabetes.

Ilustrasi- Obat Tradisional. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Penggunaan obat tradisional, herbal dan jamu tidak dapat menyembuhkan COVID-19 yang disebabkan oleh virus corona jenis baru. Hal itu disampaikan Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Akhmad Saikhu.

"COVID-19 ini disebabkan oleh virus, jadi obat satu-satunya adalah antivirus dan sampai saat ini antivirus tersebut masih dalam proses penelitian," kata Akhmad Saikhu dalam diskusi Satgas Penanganan COVID-19 yang diadakan di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Baca Juga:

Rudy Gunawan Perpanjangan PSBB Proporsional Hingga 8 Februari 2021

Banyak Yang Ingin Jadi TKI di Subang, Warga: Dapur Harus Ngebul



Penggunaan herbal atau jamu untuk COVID-19, kata Akhmad, tidak bisa menyembuhkan penyakit yang menyerang sistem pernapasan tersebut. Kegunaan obat tradisional atau jamu itu adalah untuk membantu dalam meringankan gejala-gejala komorbid atau penyakit penyerta.

Menurut dia, obat herbal atau jamu bisa membantu meringankan penyakit komorbid yang bisa memperparah kondisi pasien COVID-19 seperti hipertensi dan diabetes.

"Jadi jamu bukan untuk menyembuhkan COVID-19 seperti informasi misleading beberapa hari ini, tetapi bisa dipakai untuk meringankan dan mencegah agar penyakit komorbid tidak menjadi lebih parah," kata Akhmad.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Kemenkes Kementerian Kesehatan Obat Tradisional Obat Herbal COVID-19 Virus Corona Akhmad Saikhu Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Kota Bekasi Perpanjang PPKM Selama 30 Hari, Karena...

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi