Syaikhu: Jangan Tambah Beban Rakyat dengan Kenaikan Tarif Tol

Melihat kondisi ekonomi yang sedang merosot yang ditandai pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2020 minus 5,32%, sesungguhnya apa yang dilakukan Pemerintah ini justru memperparah keadaan.

Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Syaikhu. (Foto: Dok DPR RI)

JABARNEWS | JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Syaikhu meminta pemerintah untuk menunda kenaikan tarif tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera). Pasalnya, kebijakan ini hanya akan menambah beban baru rakyat di tengah situasi ekonomi yang memburuk.

"Kenaikan ini harus ditunda. Jangan tambah beban baru bagi rakyat yang sedang susah," kata Syaikhu, Sabtu (8/8/2020).

Baca Juga:

Dedi Mulyadi: Utamakan Kearifan Lokal Untuk Atasi Masalah Pertanian

Rahmat Hidayat Djati Usulkan Pengelolaan Lahan Milik Pemerintah Pusat



Seperti diberitakan, Pemerintah melalui Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) akan menaikkan tarif tol Belmera sepanjang 34 Km, terhitung mulai hari Kamis (13/8) pukul 00.00 WIB. Berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 1246/KPTS/M/2020 tanggal 29 Juli 2020 tentang Penyesuaian Tarif Tol pada Ruas Jalan Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa, tarif tol juga mengalami penyederhanaan menjadi 3 golongan saja. Selain itu akan ada beberapa penyesuaian tarif tol di ruas-ruas lainnya.

Melihat kondisi ekonomi yang sedang merosot yang ditandai pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2020 minus 5,32%, sesungguhnya apa yang dilakukan Pemerintah ini justru memperparah keadaan.

Dalam kondisi ekonomi seperti sekarang ini, Syaikhu menjelaskan, seharusnya yang Pemerintah lakukan adalah memberikan insentif agar laju pertumbuhan yang terus menurun dapat ditahan agar tidak semakin menurun. Apalagi menurut data BPS, sektor transportasi dan pergudangan mendapatkan pukulan yang paling telak, hingga mengalami pertumbuhan -30,84%.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Syaikhu Tarif Tol Beban Rakyat Tol Belmera Badan Pengelola Jalan Tol Kenaikan Tarif Tol Kementerian PUPR Fraksi PKS Pandemi Covid-19 Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Keren, Si Perut Laper Dapat Apresiasi Baleg DPR RI

Komisi X DPR Akan Kawal Guru Honorer dan Tendik Jadi PNS

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi