aqua

Ratusan Sekolah di Jabar Rentan Konflik Kepemilikan

Baru 200 yang mengantongi sertifikat tanah belum memiliki sertifikat

Anggota DPRD Jabar meninjau lahan sekolah yang bersengketa di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. (Foto: Dok/Jabarnews)

JABARNEWS | BANDUNG BARAT - Sekolah-sekolah yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat rentan akan konflik kepemilikan lahan.

Pasalnya, sekolah tingkat SMA yang berada di bahah naungan Pemprov Jabar mayoritas tidak memiliki sertifikat tanah dan bangunan. Jumlahnya ada sekitar 630 sekolah.

Baca Juga:

Terima Delegasi Selangor, Emil Tawarkan One Village One Company

Sakip Award 2018, Jabar Kembali Raih Predikat



Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar Abdul Hadi Wijaya mengatakan, total terdapat 830 SMA Negeri di Jabar. Dari jumlah tersebut, cuma 200 sekolah yang mengantongi sertifikat.

"Kami mendapatkan data dari 830 SMAN di Jawa Barat, baru 200 yang mengantongi sertifikat tanah belum memiliki sertifikat. Maka ini sangat rentan menyulut konflik," kata Hadi, Rabu (12/8/2020).

Kasus terakhir terkait konflik kepemilikan tanah sekolah ialah antara SMKN 1 Cipatat dengan Kepala Desa Sarimukti. Konflik itu berujung pada aksi perataan lahan sekolah oleh kepala desa.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Sekolah DPRD Jabar Dinas Pendidikan Jabar Pemprov Jabar Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Motor Listrik dan Sepeda Listrik Wajib Bayar Pajak!

Jabar Sabet APPSI Gubernur Awards Di Surabaya

Wagub Uu Resmikan Gedung Pusat Kemanusiaan Di Soreang

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi