Diduga Keracunan, Sejumlah Santri Dilarikan ke Rumah Sakit

Polisi juga telah mengambil keterangan dua orang saksi yang merupakan pengurus pondok pesantren tersebut untuk mendalami kronologis kejadian.

Ilustrasi- Keracunan. (Foto: Net)

JABARNEWS | BENGKULU - Sebanyak 122 santri Pondok Pesantren Hidayatul Qomaryah, Kota Bengkulu, dilarikan ke rumah sakit. Mereka mendadak mengalami pusing dan muntah setelah menyantap nasi dan sambal telur di pesantren tersebut.

"Totalnya ada 122 orang santri, jadi mereka mengalami pusing dan muntah setelah memakan nasi campur sambal telur di pesantren itu pagi tadi," kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno. Demikian dikutip dari Antara, Jumat (14/8/2020).

Baca Juga:

Minta Pers Bumikan Pancasila, BPIP: Bukan Berarti Kebablasan

Berikut Beberapa Manfaat Wijen Bagi Kesehatan Tubuh



Sudarno mengatakan, ratusan santri tersebut sedang menjalani perawatan di berbagai fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sebanyak 47 orang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Harapan dan Doa Kota Bengkulu, 18 orang dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus Bengkulu, 26 orang dibawa ke Rumah Sakit Gading Medika dan 36 orang sempat dibawa ke Puskesmas Padang Serai namun saat ini sedang menunggu rujukan.

Sudarno menambahkan, pihak kepolisian telah mengamankan lokasi kejadian dengan memasang garis polisi di pondok Pesantren Hidayatul Qomaryah, Jalan Suka Maju, Kelurahan Padang Serai, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Diduga Keracunan Alami Keracunan Santri Pondok Pesantren Polda Bengkulu Jabarnews Berita Jawa Barat

Live Stream Bandung 132 TV

berita terkait

Parah, Lima Pria Di Sergai Gilir Dua Siswi SMP

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi