Live Stream Bandung 132 TV


Fenomena Hujan di Musim Kemarau, Ini Penjelasan BMKG

Ya itulah Indonesia dengan kondisi cuaca di setiap wilayahnya bervariasi.

Ilustrasi- Hujan di musim kemarau. (Foto: Kompasiana.com)

JABARNEWS | JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menjelaskan, meski memasuki musim kemarau namun hangatnya kondisi perairan Indonesia memunculkan uap air intensif. Hal tersebut menimbulkan awan di wilayah tengah dan utara yang memicu curah hujan tinggi.

"Apalagi pasokan udara dari Pasifik yang relatif kandungan uap airnya tinggi sehingga memicu hujan. Sehingga wajar ada yang bertanya, katanya kemarau tapi ada banjir bandang. Ya itulah Indonesia dengan kondisi cuaca di setiap wilayahnya bervariasi," kata Dwikorita dilansir Antara, Rabu (19/8/2020).

Baca Juga:

Rumah Warga Di Curugluhur Sukabumi Hangus Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya

Pemkab Kuningan Izinkan Warganya Mudik, Asal Penuhi Syarat Ini



Kondisi itu, menurut dia, diperparah dengan perubahan iklim global. Tanpa adanya perubahan iklimpun kondisi cuaca di Indonesia sudah dipengaruhi kondisi dua samudera yakni Pasifik dan Hindia serta dua benua yakni Asia dan Australia.

"Maka dampak perubahan iklim semakin terasa di Indonesia," kata Dwikorita.

Perubahan iklim, kata dia, disebabkan secara langsung dan tidak langsung aktivitas manusia yang mengubah komposisi atmosfer global dan variabilitas iklim alami pada periode waktu yang dapat diperbandingkan sehingga perubahan iklim itu tidak mengada-ada atau menduga-duga.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Fenomena Alam Musim Hujan Musim Kemarau BMKG Cuaca Indonesia Dwikorita Karnawati Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi