aqua

Zona Hijau di Jabar Turun, Jumlah Sekolah Tatap Muka pun Berkurang

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan bahwa terjadi peningkatan kasus, terlebih ditemukan kasus positif Covid-19 di sejumlah sekolah.

Ilustrasi- Sekolah tatap muka (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat merevisi jumlah sekolah tingkat SMA/SMK yang boleh menggelar sekolah tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar Dedi Supandi mengatakan, peningkatan kasus positif Covid-19 di semua daerah menjadi alasan dari keputusan tersebut.

Baca Juga:

Wakil Wali Kota Bandung: Kadisdik Bukan Diberhentikan Tapi Habis Kontrak

SMP Negeri 3 Purwakarta Akan Gelar Spenty Cup Se-Kabupaten



Menurut dia, jumlah sekolah tingkat SMA/SMK yang dibolehkan menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) secara langsung kini menjadi 50 sekolah. Sebelumnya, sekolah tatap muka dibolehkan digelar di 71 sekolah.

Zona hijau yang berkurang selama beberapa pekan terakhir menjadi pertimbangan. Semula, ada 228 kecamatan yang masuk dalam kategori zona hijau, sekarang turun jadi 190 kecamatan.

"Per kemarin, daftar sekolah yang tatap muka itu turun menjadi 50 dalam dua pekan kemarin," kata Dedi di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (2/9/2020).
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Sekolah Tatap Muka Kegiatan Belajar Mengajar SMA/SMK Dinas Pendidikan Dedi Supandi Gubernur Jabar Ridwan Kamil Zona Hijau Jabar Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Uu Minta Kepala Sekolah Di Jabar Pandai Bergaul

Viral Video Mesum Pelajar SMP Di Kuningan

UNBK di Purwakarta Belum 100 persen

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi