aqua

Pimpinan MUI Gelar Rapat Soal Program Penceramah Bersertifikat, Ini Hasilnya

Rencana Sertifikasi Dai/Mubaligh dan/atau Program Dai/Muballigh bersertifikat sebagaimana direncanakan Kementerian Agama telah menimbulkan kegaduhan, kesalahpahaman, dan kekhawatiran akan adanya intervensi pemerintah pada aspek keagamaan.

Gedung MUI. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Pimpinan Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menolak Program Penceramah Bersertifikat yang direncanakan Kementerian Agama.

MUI dalam pernyataan yang dilansir dari laman Republika.co.id menyebut dengan tegas menolak rencana tersebut dan menilai telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Pernyataan tersebut dikeluarkan sesuai dengan keputusan Rapat Pimpinan MUI, Selasa (8/9/2020).

Baca Juga:

Viral, Postingan Lucu di Grup Facebook Info Lowongan Kerja

Wagub Uu Jadi Inspektur Upacara Hari Bakti PU, Sampaikan Pesan Ini



"Rencana Sertifikasi Dai/Mubaligh dan/atau Program Dai/Muballigh bersertifikat sebagaimana direncanakan Kementerian Agama telah menimbulkan kegaduhan, kesalahpahaman, dan kekhawatiran akan adanya intervensi pemerintah pada aspek keagamaan," tulis pernyataan MUI yang ditanda tangani Wakil Ketua Umum MUI, KH Muhyiddin Junaidi dan Sekjen Anwar Abbas.

Dari aspek pelaksanaannya, MUI mengutarakan program tersebut dikhawatirkan dapat menyulitkan umat Islam, serta berpotensi disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu sebagai alat untuk mengontrol kehidupan keagamaan. Dengan demikian, MUI menolak rencana program tersebut.

MUI juga menyebut memahami pentingnya program peningkatan kompetensi dai/mubaligh, sebagai upaya meningkatkan wawasan dai/mubaligh terhadap materi dakwah/tabligh. Peningkatan diperlukan terutama untuk materi keagamaan kontemporer, seperti ekonomi syariah, bahan produk halal, serta wawasan kebangsaan.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Rapat Pimpinan MUI Program Penceramah Bersertifikat Kementerian Agama Majelis Ulama Indonesia Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Ingin Ikut Kontes Ikan Cupang? Begini Tipsnya

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi