Menaker Minta BPJAMSOSTEK Sosialisasikan PP Nomor 49 Tahun 2020

PP Nomor 49 Tahun 2020 itu sebelumnya telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada Senin (31/8) pekan lalu untuk memberikan perlindungan bagi pekerja dan perusahaan saat pandemi COVID-19 memberikan dampak terhadap perekonomian.

Menaker Ida Fauziyah. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Pemerintah resmi mulai melakukan sosialisasi relaksasi untuk iuran dalam bentuk keringanan dan penundaan pembayaran peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) yang akan mulai berlaku selama Agustus 2020 sampai dengan Januari 2021.

"Alhamdulillah pada hari ini Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2020 tentang penyesuaian iuran program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan selama bencana non-alam penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) dapat kita mulai sosialisasikan," kata Menaker Ida Fauziyah dalam sambutan di acara sosialisasi kebijakan itu di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta pada Rabu (9/9/2020).

Baca Juga:

Kabar Baik Soal BLT Subsidi Gaji atau BSU dari Menaker Ida Fauziyah

Minggu Lalu Mesra, Ini Kabar Terakhir Kaesang Pangarep dan Felicia Tissue



PP Nomor 49 Tahun 2020 itu sebelumnya telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada Senin (31/8) pekan lalu untuk memberikan perlindungan bagi pekerja dan perusahaan saat pandemi COVID-19 memberikan dampak terhadap perekonomian.

Terkait kebijakan tersebut, Menaker Ida meminta kepada jajaran di BPJS Ketenagakerjaan untuk berkoordinasi menyosialisasikan peraturan itu kepada seluruh pemangku kepentingan termasuk pekerja dan pemberi kerja.

"Saya berharap dengan pemberlakuan peraturan pemerintah ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan jaminan sosial ketenagakerjaan, meringankan beban pemberi kerja dan peserta dalam memenuhi kewajiban pembayaran iuran," tegas Ida.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : PP Nomor 49 Tahun 2020 BPJS Ketenagakerjaan BPJAMSOSTEK Presiden Joko Widodo Menaker Ida Fauziyah Iuran BPJAMSOSTEK Relaksasi Iuran Jabarnews Berita Jawa Barat

Live Stream Bandung 132 TV

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi