Live Stream Bandung 132 TV


Sosok Jakob Oetama Dimata Dedi Mulyadi

Pak Jakob boleh pergi, tetapi ide dan gagasannya harus tetap hidup sepanjang zaman.

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi. (Foto: Net)

Seiring dengan perkembangan zaman, ujar Dedi, Kompas mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi yang saat ini sudah masuki era digital dan era media sosial. Maka tumbullah Kompas.com, Kompas.id dan Kompas TV yang menjadi garda terdepan dari Kompas dalam membaca kebutuhan publik terhadap informasi melalui media digital.

"Idealisme inilah yang saya, sebagai pembaca setia, titipkan kepada penerus Pak Jakob Oetama agar pinsipnya dipegang teguh," katanya.

Baca Juga:

Gara-Gara Ulah Debt Collector, Leasing Digugat Milyaran Rupiah

Densus 88 Lakukan Operasi di Jabar, Terduga Teroris di Tasikmalaya Ditangkap



Menurut Dedi, Jakob Oetama adalah penoreh sejarah perkembangan media di Indonesia, mulai cetak, elektronik hingga digital. Jakob adalah tokoh di balik itu dan sekaligus pelaku sejarah. Dedi berharap bahwa idealisme dan gagasan Jakob Oetama akan tetap hidup sepanjang zaman.

"Pak Jakob boleh pergi, tetapi ide dan gagasannya harus tetap hidup sepanjang zaman," katanya.

Seperti diketahui, Jakob Oetama meninggal dunia pada usia 88 tahun di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (9/9/2020).
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Jakob Oetama Tokoh Pers Nasional Dedi Mulyadi Anggota DPR RI Mantan Bupati Purwakarta Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi