Live Stream Bandung 132 TV


Babak Baru Kebakaran Kejagung, Begini Temuan Polisi

Sejumlah orang yang ada di lokasi mencoba memadamkan api, namun tak berhasil lantaran peralatan pemadaman kurang mendukung sehingga dibutuhkan bantuan Dinas Pemadam Kebakaran.

Kabareskrim Polri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, saat memberikan keterangan terkait kasus kebakaran Gedung Kejaksaan Agung di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (17/9/2020). (Foto: net)

JABARNEWS | JAKARTA - Meningkatnya status kasus peristiwa kebakaran Gedung Kejaksaan Agung dari penyelidikan menjadi penyidikan, atas dasar dugaan pidana di dalamnya. Ditemukan hidrokarbon dan pemeriksaan 131 saksi serta penelusuran sejumlah bukti petunjuk.

Kabareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan, penyelidikan peristiwa kebakaran dilakukan secara bersama oleh tim dari Kejaksaan Agung. Penyelidikan dilakukan dengan pengecekan rekaman kamera pengawas, meminta keterangan 131 saksi, analisis ahli dan foto satelit, serta enam kali lakukan olah tempat kejadian perkara.

Baca Juga:

PPKM Level 4, Wali Kota Bogor Coba Makan di Warung Pecel Lele

Pemkot Bandung Pastikan Stok Oksigen di Puskesmas Aman



"Dari hasil olah tempat kejadian perkara, Puslabfor menyimpulkan sumber api bukan karena hubungan arus pendek, namun diduga karena nyala api terbuka," kata Listyo di Mabes Polri, Kamis (17/9/2020).

Dia menjelaskan, peristiwa kebakaran bermula dari dari ruang rapat biro kepegawaian di lantai 6. Kemudian menjalar ke lantai dan ruangan lainnya.

Api merembet lantaran adanya lapisan luar gedung dan beberapa cairan senyawa hidrokarbon. Kemudian kondisi lain yang membuat gedung cepat terbakar karena penyekat ruangan dibuatdari bahan mudah terbakar seperti gipsum pun parkit.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Kejaksaan Agung Kebakaran Kejagung Kejagung Terbakar Polisi Selidiki Kejagung Jakarta Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Jabar Terkini Jawa Barat

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi