aqua

Sinyal Resesi Makin Kuat, Dunia Butuh Penerapan Sistem Ekonomi Islam

Euis Dedah. (Foto: Dok. Pribadi)

Penulis: Euis Dedah (Pegiat Literasi).

Wabah virus corona melindas secara cepat perekonomian dunia menuju arah resesi. Ancaman depresiasi ekonomi membayangi semua lini kehidupan, diiringi terhambatnya seluruh aktivitas ekonomi. Melejitnya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK), kemiskinan melonjak, daya beli masyarakat menurun tajam, karyawan menerima pemotongan gaji, perusahaan gulung tikar, bahkan mereka yang bekerja di sektor informal juga turut terdampak.

Baca Juga:

Simak! Berikut Ini Tips Jitu Tangkal Covid-19 saat Musim Hujan

Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Kota Sukabumi Jangan Abaikan Anjuran 3M



Mengutip Laporan Bank Dunia, ekonomi global tahun ini diramalkan akan terkontraksi negatif 5,2 persen. Angka proyeksi ini lebih rendah dibandingkan dengan laporan sebelumnya yang terbit pada Januari 2020 dan merupakan resesi terdalam sejak Perang Dunia II. Bahkan, perekonomian negara maju akan terkontraksi negatif 7 persen.

Pada 3 April 2020, Dana Moneter Internasional meramalkan terjadinya resesi yang lebih besar daripada yang terjadi setelah krisis tahun 1930. Direktur IMF mengatakan, “Ekonomi global mengambil jalan negatif yang parah, yang belum pernah terjadi di dunia sejak resesi hebat di tahun dua puluhan abad lalu. Krisis ini tidak ada duanya dan tidak tertandingi di dalamnya. Kita tidak pernah melihat dalam sejarah IMF bahwa pendekatan ekonomi global berada di jalan buntu seperti ini, bahkan situasi ekonomi jauh lebih buruk daripada krisis keuangan global”. (arabia.as.com, 5/4/2020).

Financial Times, (5/4/2020), melaporkan bahwa "Ekonomi Amerika kehilangan 710.000 pekerjaan pada awal Maret. Banyak perusahaan akan bangkrut, dan karena itu akan ada pengangguran yang meningkat. Pertumbuhan global kemungkinan akan menurun sekitar sepertiga.”
Halaman selanjutnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Tags : Sinyal Resesi Sistem Ekonomi Islam Perekonomian Dunia Pandemi Covid-19 Bank Dunia Organisasi Perdagangan Dunia Resesi Ekonomi Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi