aqua

Kasus Pengguntigan Bendera, Polisi akan Panggil Saksi Ahli

Dalam penetapan tersangka ini, polisi menerapkan pasal 66 Jo pasal 24 huruf a Undang-undang Republik Indonesia nomor 24 tahun 2009 tentang bendera, bahasa, lambang negara, dan lagu kebangsaan.

Video viral emak-emak gunting bendera merah putih. (Foto: screenshot layar video sosmed)

JABARNEWS | SUMEDANG - Polisi akan memanggil saksi ahli guna mendalami dan menganalisa soal aksi ketiga tersangka pengguntingan bendera merah putih di Kabupaten Sumedang.

"Nanti dilihat dari ahli yang kita minta keterangan, terkait konten video yang viral itu," Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Erdi A Chaniago dilansir dari laman Merdeka.com, Sabtu (19/9/2020).

Baca Juga:

Masih Berlanjut, Sidang Vonis Sunda Empire Ditunda Pekan Depan

Polisi Sosialisasikan 3M Dalam Operasi Yustisi di Majalengka



Ia pun berencana memanggil saksi ahli bahasa atau IT guna mengembangkan apakah konten video yang dibuat oleh ketiga tersangka mengandung pelanggaran Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

"1 atau 2, bisa saja ahli bahasa, bisa ahli IT, apakah ini termasuk pelanggaran ITE atau tidak, itu nanti berkembang. Tapi itu penyidik yang akan menilai," tuturnya.

Namun demikian, Erdi belum bisa memastikan kapan akan memanggil saksi-saksi ahli tersebut. Lantaran di tengah pandemi Covid-19 pihaknya harus mencari waktu yang tepat.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Pengguntingan Bendera Bendera Merah Putih Polda Jabar Polres Sumedang Saksi Ahli Undang-Undang ITE Kabid Humas Polda Jabar Erdi A Chaniago Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Ketimpangan Harga Ayam, FKPAM Minta Polda Jabar Bertindak

Jika Gelar Aksi, Ini Harapan Kapolda Jabar kepada Para Buruh

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi