Live Stream Bandung 132 TV


Ada Temuan Perbedaan Data Pemilih, Bawaslu Jabar Sebut Akan Dimasukan ke DPK

Adanya perbedaan data-data terkait dengan pemilih pada saat pemilu terakhir itu masuk ke daftar pemilih khusus.

Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Jabar, Yulianto. (Foto: Bawaslu Jabar) Attachments area

JABARNEWS | BANDUNG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat memenukan adanya perbedaan data pemilih di Pilkada Serentak 2020 dan akan dimasukan ke Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Jabar, Yulianto mengatakan pihaknya mendukung supervisi hajat Pilkada di Jabar. Dia juga mengakui bahwa ada beberapa selisih angka di lapangan yang ditemukan oleh Bawaslu, dari data KPU.

Baca Juga:

Nasabah Diajak Ikut Berkreasi Pada Platform Medsos Di Challenge Festival Bjb

PWI Mengetuk Pintu Langit, M.Nuh: Ikhtiar Spiritual Luar Biasa Melawan Covid-19



"Adanya perbedaan data-data terkait dengan pemilih pada saat pemilu terakhir itu masuk ke daftar pemilih khusus," kata Yulianto di Bandung, Senin (21/9/2020).

Menurutnya, pemilih yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019, tetap bisa memilih sesuai kententuan yang ada dengan menunjukkan KTP-elektonik untuk menggunakan hak pilihnya.

"Nah, ini tidak sempat tercatat secara utuh atau dokumennya tidak ditemukan dan ditemukan namun dokumennya tidak lengkap," ucapnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Bawaslu Jabar Plikada Serentak Data Pemilih Pilkada Daftar Pemilih Khusus Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi