Live Stream Bandung 132 TV


Beredar Surat Penundaan Pilkada 2020, Ini Faktanya

Surat itu ditandatangani Ketua Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia, Mendagri Tito Karnavian, Ketua KPU Arief Budiman, dan Ketua Bawaslu Abhan, dan Ketua DKPP, Muhammad.

Beredar surat penundaan pilkada yang ternyata hoax. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Beredar di media sosial, surat kesepakatan penundaan Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2020 lantaran pandemi Covid-19. Surat itu kesepakatan antara DPR, Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu.

Terkait itu, Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia menegaskan surat tersebut tak benar alias hoax.

Baca Juga:

Sah! KPU Tasikmalaya Tetapkan Ade Sugianto Jadi Bupati Terpilih

Pasca MK Tolak Gugatan Nia Agustina dan Usman Sayogi, Ini Rencana KPU Bandung



"Hoax itu," kata Doli dilansir dari laman Viva.co.id, Senin (21/9/2020).

Doli menegaskan surat tersebut adalah hasil rapat kerja atau raker pada Maret 2020. Ia menekankan belum ada penundaan terkait Pilkada 2020.

"Itu keputusan raket Maret lalu," sebut Wakil Ketua Umum Golkar itu.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Surat Penundaan Pilkada Pilkada 2020 Pilkada 2020 Ditunda Berita Hoax Komisi II DRI RI Mendagri Tito Karnavian KPU Arief Budiman Bawaslu Abhan Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi