Kapolri Terbitkan Maklumat Kepatuhan Protokol Kesehatan, Simak Isinya

Apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan kepolisian yang diperlukan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kapolri Jenderal Idham Azis. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan Maklumat terkait dengan kepatuhan terhadap protokol pencegahan virus corona (Covid-19) dalam melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak tahun 2020.

Salah satu isi maklumat adalah setiap anggota kepolisian bisa menindak pihak yang melanggar protokol Covid-19. Maklumat itu tertuang dalam Nomor: Mak/3/IX/2020 dan ditandatangani oleh Kapolri sendiri pada 21 September 2020 lalu dan memuat empat poin.

Baca Juga:

Potret Pilu Industri di Jabar: 1.900 Perusahaan Berhenti, Puluhan Ribu Karyawan Dirumahkan

PPKM Mikro Jawa-Bali Berikan Dampak Positif Dibeberapa Daerah



Dalam Maklumat, Kapolri Jenderal Idham Azis meminta keselamatan jiwa harus diutamakan oleh semua pihak di setiap tahapan Pilkada dengan berpedoman peraturan pemerintah terkait penanganan, pencegahan, serta protokol kesehatan Covid-19.

Peserta Pilkada dilarang untuk membuat kerumunan berupa arak-arakan atau konvoi yang mengundang banyak massa.

"Setelah selesai melaksanakan setiap kegiatan tahapan, semua pihak yang terlibat dan masyarakat agar segera membubarkan diri dengan tertib tanpa arak-arakan, konvoi, atau sejenisnya," tulis Idham dalam beleid Maklumat Kapolri pada poin kedua huruf d sebagaimana dikutip Senin (21/9/2020).
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Kapolri Idham Azis Maklumat Kapolri Protokol Kesehatan Pelanggar Protokol Kesehatan Pilkada 2020 Pandemi Covid-19 Jabarnews Berita Jawa Barat

Live Stream Bandung 132 TV

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi