JMN Channel


Acara Dangdutan KPU Kabupaten Tasikmalaya Menuai Kecaman

Alih-alih dapat menjalankan dengan baik aturan PKPU 13 Tahun 2020, yang terjadi justru pengabaian terhadap aturan yang ada.

Ilustrasi- Joget dangdut. (Foto: Net)

JABARNEWS | TASIKMALAYA - Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia menyesalkan acara dangdutan berlatar belakang spanduk Rapat Pleno KPU Kabupaten Tasikmalaya.

Acara dangdutan itu kemudian menjadi viral di media sosial dan pesan berantai, setelah ada yang memvideokannya. Dalam video viral itu, petugas KPU dan panitia acara tampak astik berjoget tanpa mengindahkan protokol kesehatan.

Baca Juga:

Pleno KPU, Cep Zamzam-Padil Karsoma Kantongi Tiket Pilkada Kabupaten Tasikmalaya

50 Caleg Terpilih Tasikmalaya Sudah Sampaikan LHKPN



Direktur DEEP Indonesia Yusfitriadi mengatakan, KPU sebagai penyelenggara Pilkada 2020 semestinya menjadi tonggak utama dalam pelaksanaan protokol kesehatan di Pilkada 2020. Bukan Malah mengacuhkannya.

"Lebih mirisnya lagi, Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya juga ikut berjoget di acara dangdutan tersebut. Apabila penyelenggara pemilu saja seperti ini, bagaimana nanti tahapan kampanye dua bulan ke depan?" kata Yusfitriadi, Kamis (1/10/2020).

Dia mengkhawatirkan aksi dangdutan itu pun kembali terjadi pada tahapan Pilkada 2020, yang memang dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19. Apalagi, saat ini sedang berlangsung tahapan kampanye.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Dangdutan Joget Dangdut Acara Dangdutan KPU Dangdutan KPU Kabupaten Tasikmalaya KPU Kabupaten Tasikmalaya Democracy and Electoral Empowerment Partnership DEEP Indonesia Yusfitriadi Pilkada 2020 Pilkada Kabupaten Tasikmalaya Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Dedi Mulyadi Akan Sekolahkan 2 Anak KPPS yang Meninggal Dunia

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi