Live Stream Bandung 132 TV


Polri Akan Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan di Pilkada 2020

Guna mencegah timbulnya klaster baru penyebaran COVID-19.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono (kiri) dalam webinar bertema “Menyongsong Pilkada Serentak 2020, Tertib Protokol Kesehatan Atau Kami Tindak”, di sebuah hotel, di Jakarta Selatan, Kamis (1/10/2020). (Foto: Humas Polri)

JABARNEWS | JAKARTA - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyatakan akan menindak tegas para pelanggar protokol kesehatan dalam gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020, guna mencegah timbulnya klaster baru penyebaran COVID-19.

“Polri akan melaksanakan sanksi hukum tegas bagi setiap pelanggaran protokol kesehatan, agar tidak terjadi klaster baru pilkada,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono dalam webinar bertema “Menyongsong Pilkada Serentak 2020, Tertib Protokol Kesehatan Atau Kami Tindak”, di Jakarta, Kamis (1/10/2020).

Baca Juga:

Polres Purwakarta Terus Gelar Operasi Yustisi tekan Penyebaran Corona

Permintaan Apartemen Meningkat Selama Pandemi, Crown Group Beberkan Faktanya



Argo mengingatkan bahwa Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis telah menerbitkan Maklumat Nomor: MAK/3/IX/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 sebagai bentuk pengaturan mencegah timbulnya klaster baru penyebaran COVID-19.

Dengan adanya aturan tersebut, apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan isi maklumat dalam konteks tertib protokol kesehatan, maka setiap anggota Polri akan melakukan tindakan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Karena itu, Argo mengimbau kepada semua pihak agar tertib menerapkan protokol kesehatan selama gelaran Pilkada Serentak 2020.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Polri Maklumat Kapolri Pelanggar Protokol Kesehatan Pilkada 2020 Kadiv Humas Polri Argo Yuwono Pandemi Covid-19 Protokol Kesehatan Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi