JMN Channel


Polisi Bubarkan Paksa Unjuk Rasa di DPRD Jabar

Saat ini area DPRD Jabar dan Gedung Sate telah kondusif dan massa aksi sudah bubar.

Pihak kepolisian saat membubarkan paksa massa aksi tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di DPRD Jabar, Kamis (8/10/2020). (Foto: Rian/JabarNews)

JABARNEWS | BANDUNG - Ribuan massa aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law dibubarkan paksa oleh pihak kepolisian di DPRD Jabar, Kamis (8/10/2020).

Berdasarkan pantauan Jabarnews.com, sekitar pukul 18.15 WIB polisi sudah menyampaikan imbauan supaya massa aksi segera membubarkan diri. Namun, imbauan tersebut tidak dihiraukan sehingga akhirnya polisi membubarkan paksa.

Baca Juga:

DPRD Jabar Soroti Aplikasi Kinerja ASN, Ada Apa?

Ridwan Kamil Pastikan Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas Dalam APBD Perubahan 2021



"Kami imbau untuk membubarkan diri. Kemudian 5 menit kemudian kami imbau lagi untuk membubarkan diri sampai 3 kali. Karenanya kita upayakan tindakan tegas dan terukur yaitu dengan menyemprot, kemudian setelah kita semprot kemudian setelah kita semprot kemudian kita pikirkan dengan pasukan huru hara untuk meninggalkan tempat," kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, di DPRD Jabar, Kamis (8/10/2020).

Dia memastikan, saat ini area DPRD Jabar dan Gedung Sate telah kondusif dan massa aksi sudah bubar.

"Dan sampai saat ini Alhamdulillah sudah selesai dan situasi kantor DPRD sampai dengan Gedung Sate dinyatakan aman terkendali," ucapnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : DPRD Jabar Unjuk Rasa UU Cipta Kerja Omnibus Law Demo Mahasiswa Demo Buruh Polrestabes Bandung Kapolrestabes Bandung Ulung Sampurna Jaya Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Pemprov Jabar Diminta Tingkatkan Produksi Variasi Benih Unggul

Soal Proyek Revitalisasi Sungai Kalimalang, Ini Kata DPRD Jabar

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi