Live Stream Bandung 132 TV


Kabupaten Cirebon Sudah Tak Gelar Tes Usap Massal, Ada Apa?

Meskipun tidak lagi melakukan tes usap massal, akan tetapi Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Cirebon, akan tetap melakukan “tracing” kepada kontak erat.

Pegawai Setda Kabupaten Cirebon menjalani tes swab massal di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon. (Foto: Bisnis.com)

JABARNEWS | CIREBON - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, sudah tidak lagi menggelar tes usap massal reaksi rantai polimerase (PCR) untuk mendeteksi COVID-19, karena telah mencapai standar satu persen dari jumlah penduduk.

"Kegiatan tes usap masif dan massal sudah tidak ada karena telah mencapai satu persen jumlah penduduk," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Cirebon Nanang Ruhyana, Senin (12/10/2020) dilansir dari laman Antara.

Baca Juga:

BMKG Sebut Hujan Sedang hingga Lebat Berpotensi Terjadi di Daerah Ini

Anwar Sadad: Bank Minim Inovasi, Pencairan BLT UMKM Di Sukabumi Sebabkan Kerumunan



Nanang mengatakan di Kabupaten Cirebon, saat ini sudah melakukan tes usap kepada 26.713 warga atau lebih dari satu persen penduduk Kabupaten Cirebon yang mencapai 2,2 juta sesuai dengan yang dianjurkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dari tes usap PCR secara massal dan juga hasil pelacakan kontak erat kasus terkonfirmasi positif COVID-19 terdapat 880 orang yang dinyatakan terjangkit virus corona baru.

"Yang ditargetkan WHO ini kan satu persen jumlah penduduk dan kami sudah melebihinya," ujar Nanang.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Kabupaten Cirebon Pemkab Cirebon Tes Usap Massal Satgas Penanganan Covid-19 Nanang Ruhyana Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Biografi R.A. Kartini, Sosok Inspiratif Kaum Perempuan

Tanpa Dicicil, THR PNS Dibayarkan H-10 Lebaran

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi