Waduh! Ratusan Massa Unjuk Rasa Didepan Kantor Bupati, Ini Tuntutannya

Aksi sempat memanas karena Bupati tidak ada di kantor

Ratusan massa dari berbagai ormas, bentangkan spanduk dan poster berisikan penolakan lahan produktif menjadi perumahan di depan Kantor Bupati Cirebon (Foto: Abdul Rohman/Jabarnews)

Usai melakikan audiensi, Maulana selaku ketua Ampar Kabupaten Cirebon, mendesak Pemerintah Daerah untuk membuat regulasi dalam bentuk peraturan Bupati tentang tata cara Pembangunan Lingkungan Siap Bangun yang didalamnya termuat terkait produktif lahan pengkavlingan pertanian untuk pelarangan perumahan atau pemukiman.

"Bupati dan DPRD Kabupaten Cirebon agar segera membuat Peraturan Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) serta Peraturan Daerah tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan guna menjamin perlindungan lahan pertanian produktif serta demi suksesnya program kedaulatan pangan," katanya.

Baca Juga:

Sembuh dari COVID-19, Bupati Aa Umbara Belum Beraktivitas Biasa

Emosi Dibentak Pelanggar Prokes, Satpol PP Kota Cimahi Pukul Sopir



Sementara itu, dikatakan Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon, mengatakan ketika ada undang - undang perlindungan tanaman dari pusat, pihaknya, sudah membuat konsep draft perda tentang lahan pertanian pangan berkelanjutan pada tahun 2010 lalu.

"Dari dulu 40 ribu hektar, tapi waktu itu kendalanya dari segi anggaran untuk zonasi dari 40ribu hektar itu belum dapat, Intinya kami sudah membuat konsep baik akademik, konsep perda dan zonasi," katanya.

Ali memastikan zonasi lahan pertanian yang produktif tidak akan tergerus oleh alih fungsi dari lahan abadi (Produktif).
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Massa Unjuk Rasa Bupati Cirebon Lahan Kosong Demo Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Jabar Terkini Berita Hyperlokal Jawa Barat

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi