Live Stream Bandung 132 TV


DPRD Jabar Minta Pemprov Lebih Perhatikan Tenaga Guru Honorer

Buat semacam permohonan kepada kementerian terkait agar dengan alasan kemanusiaan.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Abdul Hadi Wijaya usai audiensi dengan PPPK di Ruang Komisi V DPRD Jabar, Kamis (15/10/2020). (Foto: Rian/JabarNews)

JABARNEWS | BANDUNG - DPRD Provinsi Jawa Barat meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar untuk lebih memperhatikan guru honorer dengan mengangkatnya sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Abdul Hadi Wijaya mengatakan Pemprov Jabar harus memanusiakan guru honorer artinya diberikan hak-hak untuk mempunyai status layak sebagai PPPK.

Baca Juga:

Gara-Gara Ulah Debt Collector, Leasing Digugat Milyaran Rupiah

Densus 88 Lakukan Operasi di Jabar, Terduga Teroris di Tasikmalaya Ditangkap



"Saya dari institusi komisi V saya ingin menghimbau pak Gubernur tolong perhatikan mereka mungkin buat semacam permohonan kepada kementerian terkait agar dengan alasan kemanusiaan mereka mendapat stratus yang layak," kata Gus Ahad, sapaan akrabnya usai audiensi dengan PPPK di Ruang Komisi V DPRD Jabar, Kamis (15/10/2020).

Dalam audiensi tersebut, ada 148 guru honorer yang diminta untuk dinaikkan statusnya menjadi PPPK. Oleh karena itu, Gus Ahad meminta Pemprov Jabar untuk melampirkan nama-nama tersebut dengan surat permohonan dari Gubernur Jabar agar dapat diperhatikan oleh Pemerintah Pusat.

"Kelompok guru ini sudah pernah bertemu dengan komisi V dengan komisi I DPRD Jabar dan kami sudah menyampaikan aspirasi kepada pada tanggal 9 Januari 2020 awal tahun," ucapnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : DPRD Jabar Tenaga Honorer Jabar Pemprov Jabar Abdul Hadi Wijaya jabarnews Berita jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi