aqua

Tunjukkan Karikatur Nabi Muhammad, Guru Sejarah Prancis Dibunuh

Insiden itu pun menggemakan kembali serangan lima tahun lalu di kantor majalah satir Charlie Hebdo, yang menerbitkan karikatur Nabi Muhammad.

Polisi Prancis. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Seorang guru sejarah sekolah menengah di Prancis mendapat tikaman sampai mati di dekat sekolah, setelah pada awal bulan ini dia memperlihatkan kartun Nabi Muhammad kepada murid-muridnya.

Menurut pejabat Prancis, tindakan guru tersebut dianggap menghujat umat Islam. Penyerang guru itu lantas ditembak mati oleh polisi tidak jauh dari lokasi serangan, di sekitar Paris, pada Jumat (16/10/2020) sore, waktu setempat.

Baca Juga:

Bupati Bekasi: Santri Aset Pemerintah, Berkontribusi dalam Pembangunan Daerah

Waduh! 43 Nakes di Kota Bandung Terpapar Positif Covid-19



"Salah satu warga kami dibunuh hari ini, karena dia mengajar, dia mengajar murid-muridnya tentang kebebasan berekspresi," kata Presiden Prancis Emmanuel Macron kepada wartawan di lokasi serangan itu, dilansir Antara.

"Rekan kami diserang secara mencolok, menjadi korban serangan teroris Islam," kata Macron. "Mereka tidak akan menang... Kami akan bertindak. Dengan tegas, dan cepat. Anda dapat mengandalkan tekad saya."

Insiden itu pun menggemakan kembali serangan lima tahun lalu di kantor majalah satir Charlie Hebdo, yang menerbitkan karikatur Nabi Muhammad. Penerbitan karikatur Nabi Muhammad itu menimbulkan masalah di masyarakat Prancis.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Karikatur Nabi Muhammad Guru Prancis Presiden Prancis Charile Hebdo Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Simak! Berikut Ini Tips Jitu Tangkal Covid-19 saat Musim Hujan

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi