aqua

Bawaslu Jabar Temukan 88 Pelanggaran dan 19 Laporan Tidak Netral ASN

Dari jumlah keseluruhan 107 perkara terdapat 22 yang dinyatakan bukan pelanggaran

Ketua Bawaslu Jabar, Abdullah Dahlan saat ditemui wartawan di KPU Jabar, Rabu (21/10/2020). (Foto: Rian/JabarNews)

JABARNEWS | BANDUNG - Badan Pengawasan Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat (Bawaslu Jabar) menemukan 88 pelanggaran dan 19 laporan dari masyarakat terkait ketidaknetralan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pilkada 2020.

"Dari jumlah keseluruhan 107 perkara itu, terdapat 22 yang dinyatakan bukan pelanggaran," ujar Abdullah Dahlan, Ketua Bawaslu Jabar, di kantor KPU Jabar, Rabu (21/10/2020).

Baca Juga:

Ajay Tersangka, Nasib Para Pejabat di Pemkot Cimahi Ini Menggantung

Gus Menteri Kampanyekan Konsep SGDs Desa Dari Sisi Budaya



Sehingga, lanjut dia, Bawaslu Jabar hanya menangani 85 perkara yang terdiri dari 41 pelanggaran administratif, 12 pelanggaran kode etik dari pihak penyelenggara maupun pengawas, dan 32 pelanggaran hukum lainnya kaitannya dengan isu netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Seperti, kepala desa turut memberikan aktivitas yang dilarang, memfasilitasi tempat, serta menunjukan sikap keberpihakan," kata Abdullah.

Dia menjelaskan, hal tersebut dilarang dan diatur dalam UU Pemilihan pasal 71 ayat 1, ASN dilarang melakukan sikap keberpihakan kepada satu di antara calon yang mengikuti kontestasi.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Bawalu Bawaslu Jabar Pilkada Serentak Pilkada 2020 Jabarnews Berita jawa barat Berita Terkini

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi