Laporan Tahunan Jokowi Ma'ruf: Pulih dan Bergerak Maju (Part 5)

Pilar 2, infrastruktur dan energi tetap berkeadilan.

Presiden Joko Widodo. (Foto: ANTARA)

JABARNEWS | BANDUNG - Pandemi COVID-19 mengakibatkan beberapa pembangunan infrastruktur untuk sementara mengalami penundaan. Salah satunya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Sementara pembangunan infrastruktur tetap berlanjut demi mewujudkan ketahanan air, kedaulatan pangan, dan ketahanan energi.

Pemerintah melakukan refocusing dan realokasi anggaran dengan prioritas pada penanganan dampak COVID-19. Kebijakan energi berkeadilan tetap menjadi perhatian utama. Di mana setiap masyarakat Indonesia mempunyai akses yang sama terhadap energi.

Baca Juga:

Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor Terus Lakukan Penertiban Protokol Kesehatan

Duet Maut, The DX-Boy dan SC 234 Peduli Sosial Hingga Sosialisasi Prokes 3M



Terus Mengejar Investasi Infrastruktur - Ketersediaan infrastruktur mempercepat ekspansi ekonomi. Stok infrastruktur Indonesia terhadap PDB naik drastis. Pada tahun 2015, nilai stok infrastruktur Indonesia angkanya 35 persen. Dalam kurun waktu empat tahun naik 8 persen. Angka ini akan terus digenjot mengejar ketertinggalan standar global minimal sebesar 70 persen.

Konektivitas Pangkas Biaya Logistik - Meskipun investasi infrastruktur masih jauh tertinggal, Pemerintah mempercepat ketersediaan infrastruktur konektivitas. Hal ini untuk menurunkan biaya logistik dan memberikan kemudahan bagi rakyat menuju fasilitas sosial dasar. Daerah-daerah yang dulu terpisah kini telah tersambung. Peringkat konektivitas infrastruktur kita membaik. Pekerjaan rumah yang tersisa kini tinggal menurunkan biaya logistik. Biaya logistik Indonesia saat ini masih 23,5% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini masih tertinggi di antara negara-negara Asia Tenggara. Biaya logistik ini harus dipangkas.

Jembatan Udara Buka Wilayah Terisolir - Wilayah Indonesia dengan jumlah lebih dari 17.000 pulau membuat banyak daerah yang sulit diakses. Akibatnya daerah terluar, terisolir, dan tertinggal membutuhkan biaya mahal untuk lalu lintas orang dan barang. Pemerintah terus mengupayakan kemudahan akses dengan membangun jembatan udara. Upaya ini akan menurunkan jurang perbedaan atau disparitas harga barang sehingga perekonomian berangsur tumbuh.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Laporan Tahunan Presiden Jokowi Wakil Presiden Ma’ruf Amin Kantor Staf Kepresidenan Pandemi Covid-19 Program Pemerintah Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi