Laporan Tahunan Jokowi Ma'ruf: Pulih dan Bergerak Maju (Part 6)

Pilar 3: Tranformasi Ekonomi. Kontraksi Ekonomi Bukan Kartu Mati.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) (Foto: IG Presiden Jokowi)

JABARNEWS | BANDUNG - Pandemi memukul perekonomian dunia. Sejumlah negara tumbang, pertumbuhan ekonominya terpuruk. Indonesia terdampak, meski dangkal. Kuartal kedua 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi 5,3 persen. Angka ini jauh lebih baik dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya, bahkan di antara negara G-20.

Indonesia berada di peringkat ketiga di bawah Tiongkok dan Korea Selatan. COVID-19 berdampak pada 3,5 juta pekerja terkena PHK atau dirumahkan. Pengangguran naik menjadi 10,4 juta orang. Angka kemiskinan meningkat menjadi 26,42 juta orang, terutama di perkotaan.

Baca Juga:

Update Data Covid-19 Kota Depok, Penambahan Kasus Sebanyak 397

Update Covid-19 Nasional, Ada Penambahan Sebanyak 11.287 Kasus



Adaptif Kelola Neraca - Sejumlah pukulan telak segera dicarikan obatnya. Tata kelola keuangan yang adaptif membawa dampak positif. Dengan cadangan devisa USD 135,15 Miliar (September 2020) mampu membiayai impor dan membayar utang luar negeri pemerintah selama 9,1 bulan. Rentang waktu ini, lebih dari tiga kali lipat di atas standar internasional.

Pemerintah harus tetap mewaspadai cadangan devisa yang dimiliki dengan mempersiapkan potensi di sektor pariwisata. Indonesia memiliki potensi tujuan wisata yang cukup besar dengan lima destinasi super prioritas. Yaitu Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Likupang.

Sinyal Perbaikan Kondisi Ekonomi - Rasio utang pemerintah yang kurang dari 35 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), menunjukkan pengelolaan utang dengan prinsip kehati-hatian. Rating utang ini menunjukkan Indonesia masih layak sebagai tujuan investasi.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Laporan Tahunan Presiden Jokowi Wakil Presiden Ma’ruf Amin Kantor Staf Kepresidenan Pandemi Covid-19 Program Pemerintah Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Gus Ahad: Ridwan Kamil Harus Dengar Ini!

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi