aqua

Wali Kota Tasikmalaya Ditahan KPK, Ini Kata Sekda

KPK melakukan penahanan tersangka BBD (Budi Budiman) selama 20 hari ke depan, sejak hari ini, 23 Oktober 2020 sampai dengan 11 November 2020 di Rutan KPK Cabang Gedung ACLC KPK yaitu di kavling C1.

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman (tengah) berjalan usai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (23/10/2020). (Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat)

JABARNEWS | BANDUNG - Setelah lebih dari satu tahun ditetapkan sebagai tersangka, Wali Kota Tasikmalaya berinisial BBD atau Budi Budiman resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). BBD sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap Dana Alokasi Khusus (DAK).

Menyikapi penahanan KPK terhadap Wali Kota Tasikmalaya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan mengaku terkejut dengan kabar tersebut. Walau begitu, ia memastikan bahwa roda pemerintahan akan tetap berjalan dengan baik.

Baca Juga:

Penangkapan Wali Kota Cimahi, KPK Juga Amankan Rp425 Juta

KPK Dikabarkan Turut Tangkap Istri Menteri Edhy Prabowo



"Saya akan pastikan dulu ke pengacaranya yang mendampingi ke Jakarta. Kalau itu betul, kita turut prihatin dan sedih," kata dia saat dihubungi wartawan, Jumat (23/10/2020).

Ivan menyebut bahwa roda pemerintahan tidak akan berhenti dan dipastikan tugas pemerintahan akan terus berjalan.

"Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Nantinya, Pemprov Jabar akan memberikan arahan ke Pemkot untuk jalannya pemerintahan. Intinya roda pemerintah harus terus berjalan. Karena ini kaitannya dengan pelayanan masyarakat," sebutnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman Komisi Pemberantasan Korupsi Korupsi DAK Dana Alokasi Khusus Tasikmalaya Sekda Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi