Live Stream Bandung 132 TV


Kisruh Dirut PDAM Berlanjut, Bupati Bekasi Digugat ke PTUN

Direksi bisa diangkat ketiga kalinya jika memiliki keahlian khusus dan/atau prestasi yang sangat baik.

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja salah satu pelanggan PDAM Tirta Bhagasasi ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung. (Foto: Ahmad Rijal/Jabarnews)

JABARNEWS | BEKASI - Kisruh pengangkatan Usep Rahman Salim sebagai Direktur Utama (Dirut) PDAM Bhagasasi periode 2020 - 2024 oleh Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja tak kunjung usai.

Setelah adanya aksi unjuk rasa berkali-kali yang meminta Bupati Eka membatalkan serta menggugurkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Usep sebagai Dirut untuk yang ketiga kalinya, kini berlanjut digugat warga.

Baca Juga:

Ridwan Kamil: Pemudik Kami Prioritaskan Melakukan Tes Covid-19

Hari Terakhir Penyekatan Mudik, Arus di Jalur Bandung-Garut Kembali Normal



Bupati Bekasi Digugat oleh Warga Kabupaten Bekasi dan salah satu pelanggan PDAM Tirta Bhagasasi terkait SK bernomor 500/Kep.332-Admrek/2020 tentang Penugasan Kembali Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Bhagasasi Bekasi Masa Jabatan Periode Tahun 2020 - 2024 ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung pada Jum'at (23/10/2020).

Salah satu penggugat Hasanudin Basri menjelaskan bahwa dirinya ingin menguji materi Surat Keputusan (SK) Bupati Bekasi yang kembali mengangkat Usep sebagai Dirut dengan Pasal 51 ayat 1 Permendagri nomor 37 tahun 2018 jo. Pasal 61 Peraturan Pemerintah Nomor 54 tahun 2017.

"Dalam aturan tersebut (pasal 51 Permendagri) memang dimungkinkan seorang Direksi diangkat untuk masa jabatan yang ketiga kalinya," ucap Hasan sapaan akrabnya (26/10/2020)
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja PDAM Bhagasasi Dirut PDAM PDAM Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi