Live Stream Bandung 132 TV


BPKAD Jabar: Serapan APBD Jabar Baru 61,12 Persen

Serapan APBD masih terkendala dengan belanja modal dan bantuan keuangan.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Nanin Hayani Adam. (Foto: Net)

JABARNEWS | CIREBON - Penyerapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat (Jabar Tahun 2020, hingga 26 Oktober 2020 baru mencapai 61,12 persen.

Hal tersebut di katakan Nanin Hayani Adam Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jabar dimana ada sejumlah hal yang membuat serapan APBD masih terkendala dengan belanja modal dan bantuan keuangan.

Baca Juga:

Rumah Warga Di Curugluhur Sukabumi Hangus Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya

Pemkab Kuningan Izinkan Warganya Mudik, Asal Penuhi Syarat Ini



"Yang masih kecil itu belanja modal karena belanja modal itu dibayarnya di akhir tahun dan pekerja kontrak-kontrak biasanya di bulan Desember selesainya. Jadi memang serapannya masih rendah karena belanja modal masih rendah lalu juga belanja bantuan keuangan karakternya di akhir tahun terserap banyak," kata Nanin

"Lalu untuk bagi hasil kabupaten/kota di bulan Desember akan disalurkannya, seperti itu yang membuat serapannya masih 61,12 persen," lanjut dia.

Pemprov Jabar sendiri, kata Nanin, menargetkan hingga akhir tahun 2020 atau pada akhir Desember 2020 serapan anggaran bisa mencapai 98 persen.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : BPKAD Jabar APBD Jabar 2020 Serapan Apbd Jabarnews Beriota Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi