Live Stream Bandung 132 TV


Upah Minimum Tahun Depan Tidak Naik, Ini Kata Sri Mulyani

Jangan sampai membuat salah satu policy perusahaan makin lemah atau dalam hal ini pekerja menghadapi kemungkinin PHK.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto:Instragram.com/@smindrawati)

JABARNEWS | BANDUNG - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merespons ihwal upah minimum 2021 yang tidak naik. Dia mengatakan rendahnya inflasi saat ini menunjukkan daya beli masyarakat menurun.

"Sehingga memang ini harus tetap menjadi perhatian, karena sektor usaha masih dalam situasi yang sangat tertekan dan masyarakat juga tertekan," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan atau KSSK secara virtual, Selasa (27/10/2020).

Baca Juga:

Pos Indonesia Promo Produk UMKM Di Gebyar Ramadhan 2021

Soal THR, Uu Ruzhanul Ulum akan Fasilitasi Dialog Perusahaan dengan Pekerja



Sehingga, kata dia, semua pihak harus sama-sama saling menjaga supaya ekonomi bisa pulih dan tidak menimbulkan dampak negatif satu sama lainnya. Pemerintah, menurutnya, akan terus memperbaiki daya beli masyarakat. Salah satunya dengan bantuan sosial yang dianggarkan lebih dari Rp 220 triliun, termasuk bantuan gaji bagi buruh yang pendapatan di bawah Rp 5 juta

"Jadi pemerintah menggunakan instrumen fiskal tanpa meinmbulkan tekanan neraca perusahaan yang di sisi lain buruhnya sendiri butuh dukungan," ujar dia.

Karena itu, instrumen fiskal pemerintah digunakan untuk membantu perusahaan tetap bisa bertahan atau bahkan kembali, namun masyarakat dan pekerja dijaga daya belinya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Upah Minimum 2021 Pandemi Covid-19 Inflasi Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Kasus KDRT di Purwakarta Meningkat Saat Pandemi, DPRD Sahkan PPA

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi