aqua

HNW Kecam Sikap Presiden Prancis Biarkan Penistaan Nabi Muhammad SAW

Penghinaan agama/tokoh agama bukan jenis kebebasan berbicara/bereskpresi, namun pelanggaran HAM.

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW). (Foto: Humas MPR RI)

JABARNEWS | JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI M Hidayat Nur Wahid mengecam sikap Presiden Prancis Emmanuel Macron karena membiarkan tindakan penistaan Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di negara tersebut, dan mengutuk segala kekerasan yang timbul sebagai akibatnya.

Hidayat menilai alasan Presiden Macron bahwa kartun yang menistakan Nabi Muhammad sebagai bentuk kebebasan berekspresi tidak tepat.

Baca Juga:

Presiden Joko Widodo Buka Suara Soal Pernyataan Macron Hina Islam

Peringatan Keras, MUI Ajak Boikot Semua Produk Prancis



"Semestinya Macron mementingkan kemaslahatan umum dengan mengikuti keputusan Peradilan HAM Eropa, pada 25/10/2018, yang menetapkan bahwa penistaan Agama dan tokoh Agama bukan bentuk kebebasan berbicara dan berekspresi," kata Hidayat dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (29/10/2020).

Dia mengatakan keputusan peradilan HAM itu keluar terkait kasus Nyonya E.S yang dijatuhi hukuman pidana oleh Pengadilan di Austria karena Nyonya E.S berulangkali menista Nabi Muhammad dengan penyebutan pedofilia.

Kasus itu menurut dia, oleh yang bersangkutan dibawa ke Pengadilan HAM Eropa, tetapi permohonannya ditolak dengan penegasan bahwa penistaan kepada Nabi Muhamamd SAW bukan bagian dari kebebasan berekspresi.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Hidayat Nur Wahid Wakil Ketua MPR RI Penistaan Agama Presiden Prancis Emmanuel Macron Pelanggaran HAM Kartun Nabi Muhammad SAW Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi