Live Stream Bandung 132 TV


Soal Pemda Naikkan UMP, Ini Respons Menaker

Ida Fauziyah telah mengeluarkan surat edaran yang menyebut tak ada kenaikan upah minimum tahun depan.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Sejumlah gubernur memutuskan tetap menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) pada 2021, meskipun Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan surat edaran yang menyebut tak ada kenaikan upah minimum tahun depan.

Gubernur yang memutuskan kenaikan UMP tahun depan antara lain Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Yogyakarta Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Sementara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan kenaikan UMP asimetris.

Baca Juga:

Penasaran Seperti Apa Wajah Baru Teras Cihampelas? Datang Saja Besok

Hendak Selundupkan Pemudik, Delapan Travel Gelap Diamankan di Bogor



Ida sebelumnya meminta para gubernur se-Indonesia menyesuaikan upah minimum provinsi (UMP) 2021 sesuai Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 11/HK04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum 2021 akibat pandemi Covid-19.

Namun demikian, Ida berujar SE yang dikeluarkannya sejatinya hanya referensi untuk menentukan UMP.

"Sehingga kalau ada pertimbangan lain, daerah semestinya sudah menghitung dengan prudent," ujar dia dilansir dari laman Tempo.co, Minggu (1/11/2020).
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Menteri Ketenagakerjaan Menaker Ida Fauziah Upah Minimum 2021 UMP 2021 Upah Minimum Provinsi Jabarnews Berita Jawa Barat

berita terkait

Polisi Pematangsiantar Amakan Tiga Orang Pelaku Pengedar Narkoba

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi