JMN Channel


Duh, Sudah 20 Tahun Pasangan Lansia di KBB Tempati Gubuk Reyot

Kondisinya kini tengah sakit-sakitan, karena memiliki penyakit magh kronis dan jantung.

Rumah tidak layak huni yang ditempati pasangan lansia, Maman dan Ati. (Foto: Yoy/Jabarnews)

JABARNEWS | BANDUNG BARAT - Sudah dua dekade ini sepasang lansia, Maman Rukmana (70) dan Ati (60), menempati rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kampung Cibeber Hilir, RT 1 RW 3, Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Keduanya tinggal di rumah gubuk yang sudah reyot, bahkan hampir ambruk. Dinding rumah mereka terbuat dari bilik, sedangkan lantai beralaskan bambu, lalu di bagian atap belakang rumah bolomg-bolong.

Baca Juga:

Bupati Purwakarta Raih Penghargan Jasa Bakti Koperasi 2021, Begini Pesannya

Meski Pandemi, Investasi di Karawang Tahun Ini Mencapai Rp13,8 Triliun



"Kami khawatir rumah ini rubuh, kalau ada hujan ditambah angin kencang. Ya mau bagaimana lagi, kondisi kami seperti ini," kata Maman di rumahnya, Kamis (5/11/2020).

Selain harus berjuang untuk biaya hidup sehari-hari, pasangan lansia ini juga harus berjuang untuk biaya perawatan kesehatan. Kondisinya kini tengah sakit-sakitan, karena memiliki penyakit magh kronis dan jantung.

"Sebetulnya malu kalau harus dikasih dari anak-anak, mereka sudah berkeluarga. Jadi, bapak harus mencukup-cukupi uang yang diberikan oleh anak, karema harus berobat dengan biaya yang mahal," kata dia.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Lansia KBB Keluarga Prasejahtera Butuh Bantuan Rutilahu Batujajar Kabupaten Bandung Barat Jabar Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi